Kamis, 14 Juli 2011

Roadmap to knowledge management system development

selamat siaang, kawan kawin...

hari yang indah diawali dengan hal yang produktif
hari yang badmood diawali dengan bangun kesiangaaan
 *hoho*

beberapa hari ini lumayan produktif!
jadi bahagia...... ~(^.^~) (~^.^)~

baiklah mari cerita-cerita pengalaman hari ini
saya lagi berusaha menunaikan kewajiban saya sebagai mahasiswi perguruan tinggi kedinasan nih
dengan merhatiin pas kuliah...
susaaaahhh -______-
soalnya nggak bisa bedain, itu yang diomongin bapaknya mana yang cerita mana yang ilmu sih?
harus berusaha! karena saya dibayar untuk belajar! aho!!!
lagian udah mu uas

hari ini bapaknya nyampein tentang ...
Roadmap to KMS development..

pertama judulnya Creating the KMS Blueprint

Blueprint itu apa sih? seinget aku kayaknya itu tuh semacem rancangan dari sistem yang mau dibuat... CMIIW
ada 8 langkah. yaituuu

1 Customize the details of 7 layers
dalam KM (knowledge management) itu ada 7 layer men~temen,
1. Interface
2. Autentication
3. Intelligence / filtering
4. Application
5. Transport
6. Middleware
7. Repository
jadi dijelasin tuh spesifikasi dari masing-masing layer buat sistem yang mau kita bikin

2  Understand and select the komponents required by your company
apa ajaa yang komponen dibutuhkan pada sistem kita, yang dicakup di sini misalnya :
- integrative respositories : kayaknya artinya penyimpanan yang terintegrasi
- content centers
- knowledge aggregation and data mining
- collaborative platforms : OS, software, hardware yang berjalan
- knowledge directories : index2 yang mempermudah pencarian
- user interface options : tampilan yang dibikin itu harus mempermudah user
- push delivery mechanisms : ini tuh contohnya kalo kita abis ambil duit dari atm, itu kan kita dapet push message dari bank nya, buat pemberitahuan. ini kan secara otomatis tanpa kita minta kan? jadi konsep push delivery sama kaya gitu jugaa
- integrative elements : elemen2 yang terintegrasi

3  Design the system for high levels of interoperability with existing IT investments ; optimize for performance and scalability
pendekatannya top down, jadi high level dulu baru yang bottom2 bikini, terus harus sesuai ama sistem yang sebelumnya.. abis itu baru dipotimisasi performance dan cakupannya

4  Understand and execute repository life cycle management
perhitungkan kapan waktu yang tepat buat data kita itu dikumpulkan, kapan dipensiunkan dan kapan dibakarr

5  Understand and incorporate the seven key user interface consideration
 selidiki bagaimana hubungan ke 7 layer

6  Position and scope KMS to a feasible level where benefits exceed cost
Bagaimana hubungan antara benefits dengan cost, tentukan scopenya, tp suatu saat harus berkembang juga (*gak ngerti ngomong apa)

7  Make the build-or-buy decision and understand the trade off
kapan beli? kapan bikin? harus mempertimbangkan aspek waktu dan biaya.. tapi keputusan yang diambil itu nggak boleh asal jeplakk... harus ada alasan ilmiah, nah untuk memutuskan ini pake yang namanya decision tree

8  Future proof the KMS so that it does not run out of gas....
kalau buat aplikasi kalo bisa yang tahan lama, jangan baru bikin udah kadaluarsa teeknologinya


ahhhh akhirnya selse juga.... itu tadi yang materi kuliah,
ada juga ilmu kehidupan yang didapet darei kuliah tadi..

1. ide yang bagus adalah ide yang sederhana dan mudah diimplementasikan
pas banget, aku juga ga bisa mikir yang ruwet, tapi aku jarang (banget) punya ide juga..... 
krik2............

2. Membuat teknologi baru itu emang susah, tapiii yang lebih susah itu adalah mengubah kultur orang2nya!
yaaaa gimana dong, kalo teknologinya udah berkembang tapi orang2nya masih gitu2 aja.... statis...
aku jadi khawatir sama diriku sendiri, soalnya aku tuh nggak suka perubahan.... sepertinya mindset seperti ini harus diubah deh... 
karena satu-satunya hal yang nggak bisa berubah di dunia ini adalah perubahan itu sendiri

sambil nonton tipi

hal2 yang membuat menyesal itu kan harusnya nggak usah dilakukan aja ya,, 

kok ya diulang terus...........

Rabu, 13 Juli 2011

Project Implementation

assalamu'alaikum...

sehubungan dengan sayanya yang baru mulai nulis materi kuliah akhir2 ini, jadi maaf ya ini langsung ke chapter 10, yaitu project implementation.

sebenernya kalau kita belajar ini tuh harus tahu dulu, apa sih yang dimaksud projek itu?????
jadi projek itu adalah sesuatu yang dilakukan untuk pertama kali, bisa berupa membangun sesuatu atau mengorganisasikan sesuatu. singkatnya, a project is getting a new, complex activity done.
jadi kalau kita kan kuliah tiap hari, itu nggak termasuk projek. Kegiatan kita yang termasuk projek itu misalnya ngecet kamar. Itu hal yang baru kan, masak iya kita ngecet kamar tiap hari.
Projek itu bisa dilakukan oleh perusahaan, jadi kan kalo perusahaan itu kompleks, jadi untuk melakukan projeknya dia butuh organisasi yang dibentuk khusus buat menangani projek itu.
nah sebenernya hal2 kayak gitu udah dipelajari kemarin, sekarang kita masuk ke bagian gimana caranya kita mengimplementasikan projek.

Karena projek itu kegiatan baru pertama dilakukan, maka kemungkinan dia akan gagal itu sangat besar. bahkan dalam kenyataannya memang sebagian besar projek itu gagal. tapi kegagalan yang terjadi itu kadang2 dideteksinya pas udah telat, jadi kerugian yang ditanggung akan sangat besar.
bayangin aja kalo kita lagi ngecet kamar, tiba2 pas udah selesai catnya ngelupas semua gara2 salah pake cat air, rigi kaaaan..... apalagi kalo projeknya bikin bandara hayo, bisa bangkrut negara ini, padahal duit juga itu2nyaa, ngambil dari pajaknya rakyat.


Tipe-tipe kegagalan dalam projek itu ada 4 temen temin, 

1. Corresponding failure
maksudnya sistem itu gagal memenuhi apa yang menjadi tujuan semula, jadi niatnya mau memperbaiki sistem eh yang ada malah membingungkan pemakai
2. Process failure
projeknya tidak bisa selesai dalam waktu yang ditentukan di awal, terus budget yang udah dianggarin juga nggak cukup, minta tambah terus (kaya uang saku aja)
3. Interaction failure
sitemnya udah jadi, tapi enggak kepake. Bisa dikarenakan beberapa hal, misalnya usernya nggak mau make soalnya udah terlalu familiar ama sistem yang lama, atau sistemnya terlalu canggih jadi usernya bingung..
4. Expectation failure
Kan pas mau buat sistem itu kita dipesenin, tolong ya buatin sistem yang gini gini gini, nah pada kegagalan ini tuh karena sistem yang udah jadi nggak sesuai sama yang dipesan

kalo menurut teori itu aja sih tipe-tipe kegagalan, tapi bisa aja ditambahin, karena yang mesen sistem tiba2 bangkrut, ga bisa bayar lagi, berhentilah kucuran dana dalam pembuatan sistem, dan gagallah saya seribu gagal


Sekarang penyebab kegagalan IS projek itu apa?

a. kurangnya komunikasi dengan yang mesen sistem shg bisa terjadi expectation failure tadi
b. kurangnya top management support, walaupun sistemnya bagus, tapi kalau bosnya ga mau ya sama ajaa.. makanya bos2 itu harus bersikap seperti projek champion dong, walaupun sistem gagal harus terus di suport
c. definisi projek tidak tepat, lha apa yang mau dibikin aja nggak jelas gimana mau sukses?


Emang sistem yang berhasil itu harus yang kayak gimana?

a. technical validity -> sesuai dengan tujuan desain
b. organizational validity -> harus digunakan orang
c. organizational effectiveness -> dengan sistem informasi yang kita buat, masalah yang dulunya ada jadi terpecahkan


Outsourcing.....

sebelumnya aku tahunya kata outsource itu dari serial komedi di FX, ceritanya tentang perusahaan amerika yang punya kantor di india gitu. Akhirnya tadi aku baru tahu ternyata yang dimaksud outsourcing itu kita menyewa orang lain untuk membuat sistem. 
Kayak misalnya nih, kantor bps perlu orang buat jadi cleaning service, kita nggak harus merekrut pegawai tetap. Kita bisa menggunakan jasa perusahaan yang menyediakan tenaga cleaning service. Dengan begitu kita malah dapat mengontrol kinerja dari CS nya. Soalnya kan nggak terikat, jadi kalo kinerjanya jelek ya putusin aja kerjasama ama penyedia jasanya. pake outsource itu bagus, dan cenderung lebih murah, karena kita memperkerjakan orang dalam bidangnya. Tapi inget ya, kalo ngerjain kerjaan utama kita ya jangan pake outsource. masak iya pegamai BPS mau ngurus data sensus pakai outsource. terus kita ngapain? lama2 kaya mahkluk2 di wall e.

Dalam implementasi projek itu kita juga perlu untuk memastikan keterlibatan pengguna, misalnya dengan ngadain pertemuan2 atau training. Dengan gitu akan meminimalisir risiko projeknya gagal


User Training
Anda hebat bila bisa membangun sistem, tapi kalo yang dibuatin nggak bisa make ya sama aja boong.. makanya perlu banget yang namanya user training. tapi dalam training ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan
1. jangan berfokus pada software yang kita buat, tapi fokuslah sama proses bisnis apa yang dapat dilakukan dengan software itu
2. Terangkan juga sisi filosofis dari sistemnya, jangan asal ngasih tahu step2nya aja, biar user lebih berkembang
3. Waktunya yang cukuuup jangan disingkat2 mentang2 keburu pengen pulang,, harus di ngertiin audience nya
4. Wahai para user, kalau udah pake sistem yang baru, pola pikirnya juga harus diperbaharui dong, jangan pakai cara lama yaaaa... masak iya udah punya komputer tapi kalo ngetik masih pake mesing ketik


Cara-cara yang bisa ditempuh untuk menyelenggarakan sebuah training :

1. web based virtual training ..... jadi kaya ikut seminar dari rumah, pake streaming gituuu
2. computer based training..... langsung pake komputer
3. video courses ...... disuruh nonton video
4. self study books..... baca sendiri ya anak2
5. Pop up screens..... dimunculin tuh menu help bias usernya baca pas make sistem, trus ngerti deh


Kalo kita udah punya sistem baru, sistem lamanya dikemanain?
1. parallel installation => instal aja dua2nya
2. pilot operation => ya dua2nya dipake tapi ya nggak semua fitur2 yang ada di sistem lama dipertahankan
3. cold turkey => sistem lamanya buang. aduh kalo masih gagap sama yang baru bisa gawat nih, jadi ini nggak direkomendasikan


Demikianlah kuliah saya hari ini bersama bapak baik hati... seee ya

Introduction to Qualitative Research Method

Waak wak waaak
jumpa lagiii
jumpa bukan maisyy tapiii

baiklah baiklah
pertama tama saya mengucapkan syukur alhamdulillah atas dipertemukannya saya kembali bersama kuliah metode penelitian pagi tadi. Sungguh anugrah yang amat besar memperoleh ilmu dari bapak yang sangat keren..

kalau habis kuliah bapak itu rasanya saya pengen belajar keras, melakukan riset sampai pingsan di lab, mengerahkan seluruh kemampuan demi ilmu pengetahuan... menjelajah berbagai belahan dunia bersama ilmu dunia dan akhirat... membulatkan tekad dan memberikan yang terbaik..

tapi kalo udah di rumah yaaa...
mentok deh, cuma nyampe wisteria lane, ato nggak beverly hills
==nonton desperate house wife di depan tipi

jadiii
apakah itu riset kualitatif?
ada yang tahu?
jadi ceritanya kan gini, riset itu ada yang kualitatif ada juga yang kuantitatif
kalau yang kuantitatif itu yang pake angka2,
kalo kualitatif enggak pake angka...
jadi dimana analisisnya dong?
tenang-tenang semua penjelasan ada waktunya, (soalnya saya juga belum tahu)

sebentar ya saya baca dulu.....

...........

oooo..
jadi kalau riset kualitatif itu di desain untuk membantu kita mengerti tentang manusia dan keadaan sosial serta kultural dimana mereka berada..
bukan hanya ngerti yang sekedar ngerti lho ya, tapi dengan riset ini kita jadi mengerti secara mendalam, dengan penjelasan dari setiap fenomena yang ada pada masyarakat sehingga kita bisa mengambil kesimpulan dan penafsiran dari pengamatan kita tersebut.

nah riset kualitatif itu dibagi jadi 4
* Action reseach
* Ethnography
* Case study reseach
* Grounded theory

apaan itu, bahasa penjajah semua, mari kita telaah sama-sama... dikira keren apa bahasa penjajah,

ACTION RESEARCH
Penelitian atau riset ini mempunyai 2 tujuan, yaitu :
action ... membawa perubahan dengan menerapkan hasil riset yang kita lakukan
research... membawa pengetahuan baruuuuu, terpujilah wahai engkau para ilmuwan ilmuwatiiii

aduhh... ini lagi, tadi ga perhatiin, bengong doang
lanjut aja dehh

ETHNOGRAPHY
ini ibarat kata kita nongrong trus perhatiin apa yang dilakukan sistem.. intinya mengamati gitu deh..
tapi bersamaan dengan itu kita juga melakukan meeting dengan orang2 yang make sistem, sama membuat rancangan pengembangan sistem biar semakin berkembang...


udah ahhh baru itu kok,, dada tangan kaki punggung....

Selasa, 12 Juli 2011

Designing Knowledge Management Team

sejujurnya saya katakan, mata kuliah ini se abstrak judulnya bagi saya..
tapi marilah memahami, tidak ada yang tidak mungkin bila kita bersama hhaha (norak)

jadi gini lho, mata kuliahnya namanya knowledge management
ini tuh membahas tentang bagaimana kita mengelola informasi yang ada pada perusahaan sehingga performa perusahaan dapat meningkat. Kalau di perusahaan itu kan ada ata yang rahasia, ada data yang semua staf boleh tahu, ada yang seharusnya didistribusikan sebaik mungkin, dan macem macem lah.. nah di knowman ini (singkatan dari Knowledge Management) kita belajar bagaimana cara perusahaan mengelola informasi dalam setiap langkah yang dilakukan agar dari pengelolaan itu tuh memberikan impact yang baik bagi performa perusahaan..

nah tadi kuliahnya tentang mendesign KM team..
menurut aku sih kaya tim2 biasa yang ada di perusahaan,, ga tahu nih namanya pake KM2an segala

yang bersangkutan dalam pembuatan KM team ini nggak cuma pihak internal perusahaan aja.. tapi bukalah mata kita, dunia ini begitu kompleks, ternyata kita juga perlu memperhatikan yang namanya end user, frontline staff, trus misalnya vendor eksternal, kontraktor, partner, konsultan... jadii apa ya perbedaan antara KM team sama project team?

Nah dimensi paling penting yang perlu diperhatika dalam pembuatan KM team adalah people, ...... iya dong, yang namanya tim pasti ya isinya orang. Nah tapi kan kita ini mandangnya dari sudut pandang knowledge kan, jadi ceritanya orang itu bisa dibedakan jadi knowledge leader, knowledge initiative managers, knowledge foot soldier, etc..

Nah tim itu ada yang dibuat hanya untuk sementara dan ada yang permanen, kalo yang termasuk temporary itu business restructuring project sama technology introduction project, kalo yang permanen itu yang disebut KM team. (kayaknya si gitu....),, 
dalam suatu KM team itu minimal harus ada:
1. knowledge champion / senior manager
2. IT staff
3. user delegates representing core business area

Nah sistem itu kadang2 udah dibikin canggih banget, sehingga kaya udah nggak perlu maintenance lagi, kaya sipadu itu lho, saking familiarnya dia kayak udah jadi 1 sama oraganisasi,,,, tapiiii.... sebenernya sistem itu masih harus terus dikelola terus

user itu bisa berinteraksi dengan KM team melalui prototype....
prototype ituuu bagian dari sitem, nggak lengkap sih, tujuannya cuman biar user bisa nyoba make, trus ditanya si user,,,, "gimana pak? sistem saya kurang apa?' gitu,, otomatis kan usernya jadi komentar macem2 kan,, dari komentar2 ittu nanti dikumpulin buat memperbaiki sistem lagi
nah selain pake prototype, bisa juga pake survey, kuesioner, interview atau fokus grup

ini saya ajarin istilah baru ya,
CKO = Chief Knowledge Officer
CIO = Chief Information Officer

aduuh udah boseeennn....

Tiga area Knowledge fokus :
1. Menyiapkan organisasi
2. Managing knowledge assets
3. Leveraing knowledge

udah ahhhhhhhhh,, udah malemmm ikan bobooo

Scientific Writing = Menulis tulisan ilmiah

Kuliah pak dosen tecinta hari ini,,
uhuhuhu sosok yang begitu mempesona,
tegas, efisien, sistematis, dan begitu mempesona lhoo

hehe.. sudah-sudah
jadi berhubung saya ini adalah seorang mahasiswi jurusan komputasi statistik di kampus yang notabene adalah pencetak statistisi yang berstandar SNI, alangkah baiknya jika saya berbagi pengetahuan yang saya dapat dari orang-orang luar biasa yang mengajar di kampus ini..

kuliah hari ini adalah Research Methodology in Computer Science,
kuliah ini membahas tentang bagaimana cara melakukan riset dari mulai mencari ide sampai menulisnya. Asal teman-teman tahu, di dunia luar riset sangat disupport demi perkembangan ilmu pengetahuan. Memang kalau di indonesia masih terbatas, namun apabila kita kuliah di luar negeri, universitas akan mengalokasikan anggaran yang besar untuk mendukung mahasiswanya dalam melakukan riset..

saya sendiri pun mengakui kalau di sini, untuk mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan pun seperti masih terengah-engah. Teknologi yang kita anggap paling mutakhir saat ini bisa saja adalah hasil dari riset yang telah dilakukan 10 tahun lalu. mungkin sejak saat ini kita harus lebih membuka mata, untuk menyumbangkan pengetahuan bagi dunia ini.

Walaaaaaaaahhhhh
terlalu banyak basa basi..
langsung ke materinya saja yaaa...

"in science the credit goes to the man who convinces the world, not the man to whom the idea first occurs"
-Sir Francis Darwin

jadi penghargaan itu ditujukan pada orang yang bisa meyakinkan dunia, bukan pada orang pertama yang mempunyai ide itu. Untuk itu, kita perlu mempelajari bagaimana cara menulis yang benar untuk menyampaikan ide kita.

Gimana sih cara belajar scientific writing?
1. practice, practice, practice  =>> harus terbiasa menulis tulisan ilmiah (tentu bukan yang kaya gini)
2. study good examples
3. learn about the techniques

tahapan kalo mau mulai nulis?
1. Getting in the mood  ==>>>>> yang paling susah dari segalagalagalanya
2. Writing the first draft
3. Revising, revising, revising....... ampun pak dosbiiing
4. finishing ,,,, HORAAAAYYY

Nah kalau mau nulis itu, ada beberapa hal juga yang harus diperhatikan
a. siapa yang mau baca tulisan kita,, kalo yang baca kira-kira abege2 alay ya diterangin dulu tuh satu2 istilah yang kira2 mereka nggak paham. Pokoknya diusahain yang baca itu ngerti gitu lho... tapi kalau misalnya kita di kampus, ya nggak usah nerangin hal yang mereka udah tau semua, walaupun implikasinya nanti tulisan kita jadi dikit, tapi paling nggak isinya bukan sampah
b. Format. Yang dicakup disini misalnya susunan dan urutan pada penyajian tulisan kita, biasanya format it tergantung sama affiliansi yang menaungi tulisan kita itu
c. Style. Page layout, headings danlaenlaen (Sebenernya ini tadi pas nggak perhatiin)
d. Purpose. Apakah tulisan kita buat inform or persuade, we should also consider that

aduuuhhh pusing jugaa,, untuk aturan-aturan konkritnya nanti aja yaaa...
belajar pelan2 yaaa T.T

sebelum kita nulis ntar disuruh buat proposal dulu..
nah, yang minimal harus ada dalam proposal ituu adalaah

-a title page and summary
  harus ada judulnya yaa judul diusahakan singkat dan mewakili apa yang mau kita sampaikan,, summary ini tentang ringkasan apa yang pengen kita buat

-background and problem statement
  latar belakang masalah membahas keadaan apa yangterjadi saat ini hingga menyebabkan perlunya dilakukan riset ini. Alasan yang kita kemukakan  harus LOGIS dan ILMIAH. Dan yang tidak kalah pentingnya, kita harus meyakinkan pembaca bahwa kita tahu betul apa yang akan kita lakukan

-research objectives
remember yaa,, KEEP IT SIMPLE but clear

-research methods
jelaskan bagaimana cara kita menyelesaikan masalah yang ada, kenapa kita memakai metode itu, dan mengapa alasan mengapa metode lain tidak kita gunakan

-research timetable
ini mengenai waktu yang kita jadwalkan untuk melakukan riset ini, jadi kita membuat semacam project planning gitu deh,, pake gantt chart

-bibliography
    kata pak m*rzaaa, tulisan tanpa bibliography bagaikan sayur tanpa garam, bahkan tanpa sayurannya sekalian. bibliography ini sebagai indikator bahwa kita tahu apa yang kita lakukan. semacam daftar pustaka gitu lhooo

yang perlu di ingat2, jangan sampai menampilakan hasil riset pada proposal yaaa..

Apa yang membuat proposal itu baik?
1.  relevansi dengan studi
2. keunikan ide yang kita suguhkan
3. judul dan tujuannya jelas
4. latar belakang dan studi pustakanya nyambuung
5. masalah sama pendekatan yang diusulkan cocok
6. perisetnya punya background yang kuat mengenai apa yang diteliti itu

Kenaapaa proposal saya gagal yaa???
1. tujuannya nggak jelas
2. masalah sama pendekatan buat memecahkanyya nggak cocok
3. rencananya terlalu ambisius dan  susah untuk dicapai dalam timescale yang kita buat
4. perisetnya tidak ahli dalam bidang itu
5. masalah yang diajukan nggak penting
6. timescale tidak realistis

hahhhhhh sudaaahhh
trimakasiiih. semoga bermanfaat


-bibliography

Jumat, 06 Mei 2011

orang bilang pesimis saya bilang "realistis"

better i close to the bird than imagine having the wings...
lebih baik aku berada dekat dengan burung daripada menginginkan sayapnya... 

hohohoho saya sukaa sekali kata2 ini
ini namanya realistis!
menumbangkan teori-teori 'gapailah cita2mu setinggi langit'
atau 'bermimpilah setinggi-tingginya'
bagus sih kata2 penyemangat kalau mimpi itu nggak ada batasnya, tapi ini kan blog aku sendiri, suka2 aku dong pilih yang mana
kan kata2 itu kan sebenernya cuma penyemangat agar kita nggak menyerah dalam berusaha, oke, fine!
tapi kalau harus menggapai setinggi langit kok ya kejauhan pak, saya ingin menggapai dengan kemampuan maksimal saya! itu yang lebih tepat kayaknya, 
jangan-jangan di sd saya nggak pernah juara kelas gara-gara secara tidak sadar sudah menolak motto standar yang di elu-elukan di pendidikan dasar, disuruh nggantungin cita2 di langit
tapi dulu saya juga nggak punya cita2 kok, jadi nggak ada yang digantung juga..

manusia itu memang tidak diciptakan dengan kemampuan yang sama,
yaa yakin sajaaa kemampuan anda itu termasuk yang lebihh..
jangan belum2 sudah menyalahkan nasib,, 
usaha aja baru level tiarap..

terus yaa, hikmah lainnya..
hati2 dengan apa yang anda inginkan..
kalo kira2 tidak sesuai dengan kodrat kita mbok ya pengen yang lain sajaa,,
tapi kepengenan kan banyak, gak cuma itu, mosok pengen punya sayap biar bisa terbang kayak burung, wong burung aja takut sayapnya kita makan kok,.
jadi pengen apa coba?

pengen jadi dokter?
silakaaaan,, monggo..

pengen memberi sedekah kepada fakir miskin dan anak terlantar?
Alhamdulillah,, insyaAllah akan diganti dengan yang lebih baik

pengen tidur?
mau tidur tinggal mapan, pake nanya!

pengen ngerasain ke diskotik?
yaa di empet duluu,, tidak semua keinginan harus diwujudkan..

pengen punya suami??
ya jelaasss hahahaha kan iming2nya setengah agama lho!! walaupun ga pake alesan agama dalam hati juga udah mau banget,, untung boleh ya! =D

kalo pengen punya bakal calon suami gimana?
yaaa itu sudah bisa dijawab sendiriii hohoho *tertampartampar sama tulisan sendiri

suatu saat, yang namanya manusia yaaa.. ada saatnya tidak bisa menahan keinginan..
apalagi yang dilarang itu selalu yang menarik dan menyenangkan T.T..
yaa,, semoga hati kita masih bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk yaa..
soalnya kalo udah keseringan kan nanti jadi nggak peka lho,
mau ajeb2 tiap malem juga udah nggak ada rasanya,,

rasa berdosa itu terkadang sesuatu yang menyelamatkan kita lhoo...
jaga baik-baik yaaa..



 
Free Joomla TemplatesFree Blogger TemplatesFree Website TemplatesFreethemes4all.comFree CSS TemplatesFree Wordpress ThemesFree Wordpress Themes TemplatesFree CSS Templates dreamweaverSEO Design